Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar, pada kesempatan kali ini Kami akan membahas Mengenai Tata Cara Mandi Wajib & Niat Mandi Wajib

Petunjuk tata cara mandi wajib yg Betul selepas bersetubuh, haid, bersalin atau tak , merupakan perkara yg harus ketahuan tiap-tiap orang muslim, & pasti tiap-tiap muslim tak sekedar mencukupkan dia bersama perkara yg sifatnya mubah, tetapi mengusahakan beranjak terhadap perkara-perkara sunnah/mustahab, merupakan mencontoh apa yg biasa dikerjakan oleh rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.

Adapun perkara sunnah dalam tata trik mandi wajib atau mandi junub/besar yg sah sempurna mampu diambil dari dua hadis merupakan hadis aisyah & hadis maimunah radiyallahu ‘anhuma.

Sahabat muslim Nusantara Niat Mandi Wajib & Tata Caranya terkadang kita menyepelehakan permasalahan yg satu ini berkenaan Mandi wajib atau janabah, atau junub yaitu mandi yg dilakukan dikala kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, terhadap ketika seperti inilah kita diwajibkan buat mandi wajib janabah mandi agung. Tetapi tak seperti cuma disaat mandi biasa, mandi wajib ini mesti diperhatikan niat & tata caranya, Namanya pun mandi wajib, hukumnya tentu mesti dikerjakan sebelum kita lakukan tugas lain utamanya kewajiban beribadah seperti sholat.

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/tata-cara-mandi-wajib-yang-baik-dan.html

Niat Mandi Wajib & Tata Caranya

Sahabat Muslim Nusantara niat mandi gede atau mandi jinabat itu seperti niat niat dalam ibadah lainnya, ialah di dalam hati, adapun kalimat & arti Doa Niat Mandi Wajib niatnya yaitu sbg berikut yg di kelompkan dalam tiga bahagian  :

1. Apabila mandi akbar disebabkan junub Mimpi basah, ke luar mani, senggama sehingga niat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Agung MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artiya : Dgn menyatakan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats agung dari jinabah, fardlu dikarenakan Allah Ta’ala

2. Kalau mandi besar nya disebabkan sebab haid sehingga niat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Gede MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALAArtinya Bersama menyebutkan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats akbar dari haidl, fardlu dikarenakan Allah Ta’ala

3. Bila mandi besar nya disebabab lantaran nifas, sehingga niyat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Gede MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya Bersama menyebutkan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats akbar dari nifas, fardlu lantaran Allah Ta’ala

Adapun anjuran Mandi Wajib Mandi Junub juga sebagai berikut :
& utk urutan pedoman mandi wajib yg benar menurut Islam yakni sbg berikut :

1. Dimulai dgn niat utk menghilangkan hadas akbar. Mulailah segala sesuatu aspek bersama niat. Dapat bahasa Arab atau bahasa Indonesia saja.

2. Membersihkan telapak tangan banyaknya 3x dulu bercebok Membersihkan kemaluan pun kotoran yg ada disekitarnya sampai bersih dgn tangan kiri.

3. Mencuci tangan sesudah membersihkan kemaluan bersama menggosokkan tangan ke tanah atau dgn memanfaatkan sabun.

4. Berwudhu bersama wudhu yg sempurna seperti kala hendak shalat

5. Mengguyur air terhadap kepala jumlahnya 3 kali sampai hingga ke pangkal rambut

6. Mencuci kepala bidang kanan, dulu kepala bidang kiri

7. Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut bersama jari

8. Mengguyur air terhadap seluruhnya tubuh dimulai dari sudut yg kanan, dulu kiri.

Telah jelaskan kan Sobat KAI macam mana tata trik mandi wajib yg benar?
Menjadi janganlah salah lagi urutannya.

Disunnahkan buat laksanakan mandi agung junub jinabat itu dgn tertib seperti yg dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Penambahan :


Mandi wajib dimulai bersama mengucapkan bismillah, & berniat utk menghilangkan hadast akbar,
Membersihkan ke-2 telapak tangannya tiga kali, selanjutnya bercebok.
Membersihkan kemaluannya, & kotoran yg ada di sekitarnya.
Berwudhu seperti halnya orang yg berwudhu hendak shalat, kecuali ke-2 kakinya. Tetapi boleh membersikan ke-2 kakinya diwaktu berwudhu atau mengakhirkannya sampa selesai mandi.
Mencelupkan ke-2 telapak tangannya ke dalam air, dulu menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dgn ke-2 telapak tangannya itu setelah itu membersihkan kepalanya & ke-2 telinganya tiga kali dgn tiga cidukan.

HR At-TIrmidzi Menyela pangkal rambut cuma husus bagi cowok. Bagi wanita, pass dgn mengguyurkan terhadap kepalanya tiga kali guyuran, & menggosoknya, tetapi jangan sampai mengurai terhubung rambutnya yg dikepang, lantaran ada hadist yand diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu Salamah yg tanya terhadap Rasulullah, Saya tanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya saya ini wanita yg teramat kuat interaksi rambut kepalanya, apakah saya boleh mengurainya saat mandi junub (mandi agung)? Sehingga Rasulullah menjawab, Janganlah, sebetulnya pass bagimu mengguyurkan air terhadap kepalamu tiga kali guyuran.

Mengguyur tubuhnya yg sebelah kanan bersama air, membersihkannya dari atas hingga ke bawah, selanjutnya sektor yg kiri seperti itu pula berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yg tersembunyi pusar, bawah ketiak, lutut, & yang lain, & diriwatkan Dari Ali Badan Intelijen Negara Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam sudah bersabda :

Barangsiapa yg meningggalkan sektor badan yg mesti dialiri air dalam mandi janabat meski satu rambut buat tak dibasuh dgn air mandi itu, sehingga bakal diperlakukan kepadanya begitu & begitu dari api neraka “. HR. Abu Dawud

Seseorang Perempuan Tak Mesti Melepas Hubungan atau Kepangan Rambutnya
trick mandi Wajib“Ya Rasulullah, saya ialah perempuan yg Teramat KUAT kepangan/jalinan rambutku, apakah saya mesti melepaskannya waktu mandi janabah?” Dirinya menjawab : “Tidak butuh, tapi pass bagimu buat menuangkan air tiga tuangan ke atas kepalamu, seterusnya engkau curahkan air ke tubuhmu, sehingga engkau suci.” HR. Muslim no. 330

Boleh Mandi Cuma Sekali Sesudah Men-jima’i Sekian Banyak Istri
Anas Badan Intelijen Negara Malik radiyallahu anhu bicara : “Adalah Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam mengelilingi istri-istrinya (menjima’i mereka dengan cara bergantian -pent.) bersama satu kali mandi.” HR. Muslim no. 706 & mandinya disini dilakukan waktu selesai jima yg akhir.


Sahabat Muslim Nusantara demikianlah Ulsan Menyangkut Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar, mudah-mudahan artikel tutorial mandi wajib yg benar kiat Mandi bersih di atas ialah kiat mandi wajib menurut islam, mampu berguna bagi perempuan & laki-laki yg Mau lebih tahu menyangkut Mandi wajib. Wassalam

Sekian Sahabat Muslim Nusantara semoga bermanfaat Buat Kita Bersama.
Advertisement