Doa Nurbuat lengkap Arab, Latin dan Artinya

Advertisement
Advertisement
Advertisement
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh..kekuatan doa terletak pada keikhlasan dan keyakinanmu, serta kemampuanmu untuk memaktubkan yang dimunajatkan,

Sahabat Muslim Nusantara berikut adalah doa yg dipercaya memiliki khasiat yg banyak dan mustajab menurut kalangan Para ulama, namun begitu tidak sedikit yg meragukan tentang do’a ini,Karena belum dijumpai nas-nasnya yang sohih tetapi telah diperturunkan oleh para ulama zaman kezaman dalam bidang ilmu hikmah. Apa yang ana dapat katakan adalah, setiap amalan yang bersifat doa atau amalan-amalan yang bersifat sbg cabang amalan sunat dan merujuk kepada zikir-zikir, wirid-wirid, hizb-hizb adalah merupakan amalan yang banyak juga diterima secara laduni atau ilham hasil riadhah-riadhah khusus seorang zahid yang mencari jalan mendekatkan dirinya dengan Allah secara peribadi “tanpa” meninggalkan amalan-amalan sunnah dan syariat Islam yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

Dan doa adalah permintaan khusus individu kepada Allah kecuali amalan-amalan doa yang sudah tersedia diajar oleh Rasulullah saw sebagai pedoman berdoa dengan cara yang benar kepada Allah. Ada baikkya untuk mencari tahu dengan merujuknya kepada guru atau pembimbing.

Doa Nur Buwat versi Arabic:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ ، وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ ، وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ، وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّآمَّاتِ، وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ، عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ والنَّاظِرِيْنَ، وَعَيْنِ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ، وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنَ، وَمَا هُوَ اِلاَّ ذِكْرٌ لِلْعَالَمِيْنَ، وَمُسْتَجَابُ لُقْمَانَ الْحَكِيْمِ، وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيْدِ، طَوِّلْ عُمْرِيْ ، وَصَحِّحْ اَجْسَادِيْ، وَاقْضِ حَاجَتِيْ، وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ، وَحَبِّبْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ،وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ، مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَي الْكَافِرِيْنَ، وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ، اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا ، وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَاهُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ، وَلَايَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ، وَسَلَامٌ عَلَي الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَتْبَاعِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
Do’a Nurubuwah Teks latin:

BiismillahirRohmaanirRohiim
Allohumma dzis sulthoonil ‘azhiim wa dzil mannil qodiimi wa dzil wajhil kariimi wa waliyyil kalimaatit taammaati wadda ‘awaatil mustajaabati wa ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudroti wan naazhiriina wa ‘ainil insi waljinni wasysyayaathiin, waiyyakaadulladziina kafaruu la yuzliquunaka bi abshoorihiim lammaa sami’udz dzikro wayaquuluuna innahu la majnuunun wamaa huwa dzikrul lil’aalamiin, wa mustajaabul luqmaanil hakiimi wawaristsa sulaimanu daawuuda ‘alahimas salaamu ya waduudu yalloohu ya dzal ‘arsyl majiidi ya fa’ aalu limaa yuriidu thowwil ‘umrii washohih jasadii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma’iin. Wa tabaa ‘adil ‘adaa wata kullahaa mim banii aadama ‘alahis salaamu man kaana hayyaaw wayahiqqol qoulu ‘alal kafiriin. Waqul jaa-al haqqu wa zahaqol baathila innal baathila kaana zahuuqo. Wa nunazzilu minal qur’aani maa huwa syifaa-uw warohmatul lilmu-miniin. Wa la yaziiduzhoolimiina illa khosaaro. Subhaana robbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuna wa salaamaun ‘alal mursaliina wal hamdulillahi rabbil ‘aalamiin…
Washsholallohu ‘ala sayyidinaa wa’alaa alihi wa ashhabihi ila yaumiddiin

artinya: "Ya Allooh, Zat Yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang haq, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin.
Dan sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do’a Luqmanul Hakim dan mewariskan Sulaiman bin Daud A.S. Allah adalah Zat Yang Maha Pengasih lagi memiliki singgasana yang Mulia, panjangkanlah umurku, sehatlah jasad tubuhku , kabulkan hajatku, perbanyakkanlah harta bendaku dan anakku, cintakanlah semua manusia, dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam A.S., orang-orang yang masih hidup dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah: “Yang haq telah datang dan yang batil telah musnah, sesungguhnya perkara yang batil itu pasti musnah”.
Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang di berikan oleh orang-orang kafir.Dan semoga keselamatan bagi para Rasul.Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam."

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/doa-nurbuat-lengkap-arab-latin-dan.html

DALIL DASAR DOA NURBUAT
Sahabat Muslin Nusantara sebagian kecil yakni beberapa kalimat pertama dari doa nurbuat tampaknya berasal dari hadits Jibril yang mengajarkan Nabi doa untuk mengobati mata kedua cucunya Hasan dan Husain berdasarkan hadits riwayat Ibnu Asakir di bawah.

- Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Kathir meriwayatkan sebuah hadits riwayat Ibnu Asakir :

عن علي – رضي الله عنه - : ( أن جبريل أتى النبي صلى الله عليه وسلم فوافقه مغتماً فقال : يا محمد ، ما هذا الغم الذي أراه في وجهك ؟ قال " الحسن والحسين أصابتهما عين " قال : صدِّق بالعين ، فإن العين حق ، أفلا عوذتهما بهؤلاء الكلمات ؟ قال : " وما هن يا جبريل " قال : قل اللهم ذا السلطان العظيم ، ذا المن القديم ، ذا الوجه الكريم ، ولي الكلمات التامات ، والدعوات المستجابات ، عافِ الحسن والحسين من أنفس الجن وأعين الإنسفقالها النبي صلى الله عليه وسلم فقاما يلعبان بين يديه ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : " عوّذوا أنفسكم ونساءكم وأولادكم بهذا التعويذ ، فإنه لم يتعوذ المتعوذون بمثله

Artinya: Dari Ali bin Abi Thalib bahwa malaikat Jibril datang pada Nabi yang sedang tampak sedih.
Jibril bertanya: Wahai Muhammad, kenapa wajahmu tampak sedih?
Nabi menjawab: Hasan dan Husain sedang sakit mata.
Jibril berkata: sembuhkan matanya karena mata punya hak. Apakah kamu tidak mendoakan keduanya dengan kalimat-kalimat itu?
Nabi bertanya: Kalimat apa?
Jibril menjawab:
Katakan "اللهم ذا السلطان العظيم ذا المن القديم ، ذا الوجه الكريم ، ولي الكلمات التامات ، والدعوات المستجابات ، عافِ الحسن والحسين من أنفس الجن وأعين الإنس"

Kemudian Nabi mengucapkan doa tersebut maka Hasan dan Husain langsung dapat berdiri dan bermain di sekitar Nabi.
Nabi bersabda: mintalah perlindungan untuk dirimu, istrimu dan anak-anakmu dengan doa ini.

- Namun ada perbedaan sedikit yaitu pada kata "dza" pada hadits dan "dzi" pada doa Nurbuat yang walaupun tidak merubah makna akan tetapi secara gramatika bahasa Arab kurang tepat walaupun bisa saja dengan mengira-ngira huruf jar.

- Karena doa Nurbuat disebut juga dengan doa Jibril, maka kemungkinan ulama pertama yang memperkenalkan doa ini mengambilnya dari hadits di atas yang kemudian ditambah sendiri dengan bacaan yang lain.

- Dapatlah disimpulkan bahwa doa Nurbuat adalah sebagiannya berdasarkan hadits riwayat Ibnu Asakir sedangkan sebagian teks yang lain tidak berdasar hadits (tidak maktsurah)


Seringkali byk orang yang menanyakan pertanyaan umum seperti ini:

Bolehkah membaca doa yang tidak atau bukan berasal dari Nabi?
Menurut Al-Manawi dalam kitab Faidhul Qadir hukumnya boleh akan tetapi doa yang berasal dari Nabi lebih utama.

ويسن لهم الدعاء له بحضرته وفي غيبته بالمأثور وبغيره، والمأثور أفضل

Yang terpenting dalam doa tersebut tidak mengandung kalimat yang bertentangan dengan syariah.
Untuk doa saat di dalam shalat 5 waktu (bukan setelah atau sebelum shalat), terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang boleh tidaknya doa yang berasal dari Quran dan hadits (ma'tsuroh) dan yang bukan berasal dari Quran dan hadtis. Rinciannya sebagai berikut:

Pertama, doa yang berasal dari Quran dan hadits hukumnya boleh secara ijmak (kesepakatan) ulama kecuali pendapat Nakha'i dan Thawus dan sebagian pendapat dalam madzhab Hanafi yang hanya membolehkan doa yang berasal dari Quran saja.

Kedua, doa yang berasal dari para Sahabat dan kalangan salaf as-shalih hukumnya sama dengan yang pertama yakni boleh kecuali pendapat Nakha'i dan Thawus.

Ketiga, doa yang menyerupai doa ma'tsur ada perbedaan ulama antara yang membolehkan dan tidak.

Selain daripada doa nurun nubuwwah ia juga di kenali sebagai; doa nurbuwat atau doa nurbuat juga doa nurbuah dan doa nurbuwah,.

Khasiat yang terkandung dalam doa Nurbuat antara lain:

• Hajat dapat terkabul, jika dibaca sesudah sholat fardlu secara rutin.

• Dapat bertemu dengan Jin, bisa merubah rupa .

• Dapat menyembuhkan hewan yang cacad bila dibacakan pada hewan tersebut.

• Dapat diampuni dosa kita, jika dibaca ketika matahari terbenam.

• Dapat disayangi oleh musuh, jika dibaca ketika hendak keluar rumah.

• Dapat menjadi penjaga rumah dari gangguan jin, sihir, santet dan bahaya lainnya, jika ditulis lalu disimpan di dalam rumah.

• Dapat menyelamatkan serangan hama, jika ditulis lalu diletakkan pada tanaman

• Dapat mengusir jin dari tempat-tempat angker, jika ditulis dan diletakkan di tempat tersebut.

• Dapat kesejahteraan dunia akhirta jika dibaca setiap hari secara rutin.

• Dapat menjauhkan dari kekufuran dan perbuatan maksiat jika dibaca 50 kali setiap malam Jum’at.

• Dapat memperlihatkan hal-hal yang indah, jika dibaca 100 kali pada malam Sabtu.

• Dapat menawarkan air laut, jika dibaca lalu ditiupkan pada air laut tersebut.

• Dapat awet muda jika dibaca setiap malam Minggu

• Dapat keselamatan hidup jika dibaca setiap malam Senin.

• Dapat menguatkan tubuh jika dibaca setiap malam Selasa.

• Dapat menguatkan gigi jika dibaca setiap malam Rabu.

• Dapat menjadikan wajah tampak lebih tampan/cantik jika dibaca setiap malam Kamis.

• Dapat menjinakkan binatang buas jika dibaca pada telinga binatang tersebut.

• Dapat bertemu Nabi Muhammad dalam mimpi jika dibaca 100 kali sebelum tidur.

• Dapat menyembuhkan segala macam penyakit jika dibacakan pada minyak kelapa lalu dioleskan pada bagian yang sakit tersebut.

• Dapat dikasihi oleh penguasa, pejabat jika dibaca setiap hari.

• Dapat berjalan jauh, jika dibacakan pada daun sirih yang bertemu ruasnya lalu diioleskan keseluruh tubuh dan kedua kaki.

• Dapat bertemu dengan raja jin jika dibaca pada tengah malam dalam keadaan suci.

• Dapat keselamatan dari pertempuran jika dibaca ketika akan berangkat bertempur.

• Dapat diterima lamaranya jika dibaca ditempat sunyi setelah siangnya berpuasa.

• Dapat memudahkan kelahiran jika dibacakan pada segelas air lalu diminumkan pada Ibu yang akan melahirkan tersebut.

• Dapat menyembuhkan sakit pada mata jika dibaca lalu ditiupkan pada mata yang sakit.

• Dapat menyembuhkan gigitan binatang berbisa jika dibaca lalu ditiupkan pada gigitan tersebut.

• Dapat kemuliaan di lingkungan masyarakat jika dibaca secara rutin setiap hari.

• Dapat melenyapkan permusuhan jika dibaca sebanyak-banyaknya* Masih banyak khasiat yang terkandung dari Do’a Nurbuat



Sahabat Muslim Nusantara demikain artikel tentang Doa Nurbuat lengkap Arab, Latin dan Artinya yang saya dapat bagikan Semoga dapat bermanfaat, dan mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan.
Advertisement