Niat Sholat Fardu Sehari Semalam Terlengkap

Niat Sholat Fardu Sehari Semalam Terlengkap, Niat Shalat wajib/fardu 5 waktu yakni niat shalat duhur, niat sholat maghrib, niat sholat isya, & niat sholat subuh. Menjelang melaksanakan shalat, sehingga kita mesti membaca niat buat Shalat. yakni shalat yg hendak dikerjakan seperti shalat maghrib, sholat isya & yang lainnya. tidak dengan niat, sehingga sholat kita tak sah. Sebelum masuk terhadap amalan sholat, sehingga kita mesti berdiri tegak sempurna & pandangan diarahkan ke lokasi sujud. Dulu memasang niat utk sholat.

Sahabat Muslim Nusantara niat mampu diucapkan dalam hati dgn bahasa Indonesia atau bersama memakai bahasa Arab. Tetapi alangkah baiknya seandainya kita membaca niat sholat wajib yg kita dapat lakukan merupakan bersama membaca niat dgn bahasa arab, diikuti dgn bahasa indonesianya. Bacaan niat sholat wajib/fardu 5 kala akan kamu saksikan seperti di bawah ini…

1. Niat Sholat Isya'
ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﻌﺸﺎﺀﺍﺭﺑﻊ ﺭﻛﻌﺎﺕ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Ushalli fardhol isyaa'i arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu Isya' empat raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.

2. Niat Sholat Subuh

ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﺼّﺒﺢ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Ushalli fardhash-shubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu subuh dua raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/niat-sholat-pardu-sehari-semalam.html


3. Niat Sholat Zhuhur

ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﻈّﻬﺮﺍﺭﺑﻊ ﺭﻛﻌﺎﺕ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Ushalli fardhazh-dzuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu zuhur empat raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.

4. Niat Sholat Ashar

ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﻌﺼﺮﺍﺭﺑﻊ ﺭﻛﻌﺎﺕ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Ushalli fardhal ‘ashri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu Ashar empat raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.

5. Niat Sholat Maghrib

ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ ﺛﻼﺙ ﺭﻛﻌﺎﺕ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Ushalli fardhal maghribi tsalasa roka'atim mustaqbilal-qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu maghrib tiga raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.


أُصَلِّي فَرْضَ الُجْمَعةِ رَكْعَتَيْن ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ (مَأمُومًا/إمَامًا) ِللهِ تَعاليَ
Usalli fardhal Juma'ati raka'ataini mustaqbilal-qiblati adaa'an (ma'muuman / imaaman ) lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat (sengaja) melakukan sholat fardhu jum'at dua raka’at menghadap kiblat (ma'muman / imaman ) karena Allah Ta’ala.

Keterangan :
Jika sobat seorang imam maka sobat menggunakan niat imaman ( إمَامًا )
Jika sobat seorang makmum maka sobat menggunakan niat makmuman ( مَأمُومًا )
Jika sobat sholat tanpa imam dan sholat sendiri maka tanpa menggunakan makmuman ( مَأمُومًا ) atau imaman ( إمَامًا ). Contohnya : ﺍﺻﻠّﻰ ﻓﺮﺽ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ ﺛﻼﺙ ﺭﻛﻌﺎﺕ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔﺍﺩﺍﺀ ِللهِ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Ushalli fardhal maghribi tsalasa roka'atim mustaqbilal-qiblati adaa'an lillaahi ta’aalaa.

Sahabat Muslim Nusantara demikianlah informasi atau ilmu yg bisa kamii sampaikan dan sharing kpd semua terkait Niat Sholat Fardu Sehari Semalam Terlengkap yg sdh kami ulas secara lengkap dan jelas dg diberikan waktu sholat serta jumlah raka’atnya sehingga informasi yg kami sharing ini bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

Kemudian jika anda ingin membaca artikel terkait Rukun-Islam secara lengkap maka anda bisa langsung membaca tautan – tautan atau postingnya yg sudah kami tulis atau buat sebelumnya, cukup sudah kami rasa dan sebelum kami mengakhiri tulisan ini kami akan mengucapkan banyak rasa terima kasih kpd anda semua para pengunjung di blog kamii ini.

Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar

Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar, pada kesempatan kali ini Kami akan membahas Mengenai Tata Cara Mandi Wajib & Niat Mandi Wajib

Petunjuk tata cara mandi wajib yg Betul selepas bersetubuh, haid, bersalin atau tak , merupakan perkara yg harus ketahuan tiap-tiap orang muslim, & pasti tiap-tiap muslim tak sekedar mencukupkan dia bersama perkara yg sifatnya mubah, tetapi mengusahakan beranjak terhadap perkara-perkara sunnah/mustahab, merupakan mencontoh apa yg biasa dikerjakan oleh rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.

Adapun perkara sunnah dalam tata trik mandi wajib atau mandi junub/besar yg sah sempurna mampu diambil dari dua hadis merupakan hadis aisyah & hadis maimunah radiyallahu ‘anhuma.

Sahabat muslim Nusantara Niat Mandi Wajib & Tata Caranya terkadang kita menyepelehakan permasalahan yg satu ini berkenaan Mandi wajib atau janabah, atau junub yaitu mandi yg dilakukan dikala kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, terhadap ketika seperti inilah kita diwajibkan buat mandi wajib janabah mandi agung. Tetapi tak seperti cuma disaat mandi biasa, mandi wajib ini mesti diperhatikan niat & tata caranya, Namanya pun mandi wajib, hukumnya tentu mesti dikerjakan sebelum kita lakukan tugas lain utamanya kewajiban beribadah seperti sholat.

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/tata-cara-mandi-wajib-yang-baik-dan.html

Niat Mandi Wajib & Tata Caranya

Sahabat Muslim Nusantara niat mandi gede atau mandi jinabat itu seperti niat niat dalam ibadah lainnya, ialah di dalam hati, adapun kalimat & arti Doa Niat Mandi Wajib niatnya yaitu sbg berikut yg di kelompkan dalam tiga bahagian  :

1. Apabila mandi akbar disebabkan junub Mimpi basah, ke luar mani, senggama sehingga niat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Agung MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artiya : Dgn menyatakan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats agung dari jinabah, fardlu dikarenakan Allah Ta’ala

2. Kalau mandi besar nya disebabkan sebab haid sehingga niat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Gede MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALAArtinya Bersama menyebutkan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats akbar dari haidl, fardlu dikarenakan Allah Ta’ala

3. Bila mandi besar nya disebabab lantaran nifas, sehingga niyat mandi besar nya merupakan

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL Gede MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA
Artinya Bersama menyebutkan nama Allah Saya niat mandi buat menghilangkan hadats akbar dari nifas, fardlu lantaran Allah Ta’ala

Adapun anjuran Mandi Wajib Mandi Junub juga sebagai berikut :
& utk urutan pedoman mandi wajib yg benar menurut Islam yakni sbg berikut :

1. Dimulai dgn niat utk menghilangkan hadas akbar. Mulailah segala sesuatu aspek bersama niat. Dapat bahasa Arab atau bahasa Indonesia saja.

2. Membersihkan telapak tangan banyaknya 3x dulu bercebok Membersihkan kemaluan pun kotoran yg ada disekitarnya sampai bersih dgn tangan kiri.

3. Mencuci tangan sesudah membersihkan kemaluan bersama menggosokkan tangan ke tanah atau dgn memanfaatkan sabun.

4. Berwudhu bersama wudhu yg sempurna seperti kala hendak shalat

5. Mengguyur air terhadap kepala jumlahnya 3 kali sampai hingga ke pangkal rambut

6. Mencuci kepala bidang kanan, dulu kepala bidang kiri

7. Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut bersama jari

8. Mengguyur air terhadap seluruhnya tubuh dimulai dari sudut yg kanan, dulu kiri.

Telah jelaskan kan Sobat KAI macam mana tata trik mandi wajib yg benar?
Menjadi janganlah salah lagi urutannya.

Disunnahkan buat laksanakan mandi agung junub jinabat itu dgn tertib seperti yg dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Penambahan :


Mandi wajib dimulai bersama mengucapkan bismillah, & berniat utk menghilangkan hadast akbar,
Membersihkan ke-2 telapak tangannya tiga kali, selanjutnya bercebok.
Membersihkan kemaluannya, & kotoran yg ada di sekitarnya.
Berwudhu seperti halnya orang yg berwudhu hendak shalat, kecuali ke-2 kakinya. Tetapi boleh membersikan ke-2 kakinya diwaktu berwudhu atau mengakhirkannya sampa selesai mandi.
Mencelupkan ke-2 telapak tangannya ke dalam air, dulu menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dgn ke-2 telapak tangannya itu setelah itu membersihkan kepalanya & ke-2 telinganya tiga kali dgn tiga cidukan.

HR At-TIrmidzi Menyela pangkal rambut cuma husus bagi cowok. Bagi wanita, pass dgn mengguyurkan terhadap kepalanya tiga kali guyuran, & menggosoknya, tetapi jangan sampai mengurai terhubung rambutnya yg dikepang, lantaran ada hadist yand diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu Salamah yg tanya terhadap Rasulullah, Saya tanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya saya ini wanita yg teramat kuat interaksi rambut kepalanya, apakah saya boleh mengurainya saat mandi junub (mandi agung)? Sehingga Rasulullah menjawab, Janganlah, sebetulnya pass bagimu mengguyurkan air terhadap kepalamu tiga kali guyuran.

Mengguyur tubuhnya yg sebelah kanan bersama air, membersihkannya dari atas hingga ke bawah, selanjutnya sektor yg kiri seperti itu pula berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yg tersembunyi pusar, bawah ketiak, lutut, & yang lain, & diriwatkan Dari Ali Badan Intelijen Negara Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam sudah bersabda :

Barangsiapa yg meningggalkan sektor badan yg mesti dialiri air dalam mandi janabat meski satu rambut buat tak dibasuh dgn air mandi itu, sehingga bakal diperlakukan kepadanya begitu & begitu dari api neraka “. HR. Abu Dawud

Seseorang Perempuan Tak Mesti Melepas Hubungan atau Kepangan Rambutnya
trick mandi Wajib“Ya Rasulullah, saya ialah perempuan yg Teramat KUAT kepangan/jalinan rambutku, apakah saya mesti melepaskannya waktu mandi janabah?” Dirinya menjawab : “Tidak butuh, tapi pass bagimu buat menuangkan air tiga tuangan ke atas kepalamu, seterusnya engkau curahkan air ke tubuhmu, sehingga engkau suci.” HR. Muslim no. 330

Boleh Mandi Cuma Sekali Sesudah Men-jima’i Sekian Banyak Istri
Anas Badan Intelijen Negara Malik radiyallahu anhu bicara : “Adalah Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam mengelilingi istri-istrinya (menjima’i mereka dengan cara bergantian -pent.) bersama satu kali mandi.” HR. Muslim no. 706 & mandinya disini dilakukan waktu selesai jima yg akhir.


Sahabat Muslim Nusantara demikianlah Ulsan Menyangkut Tata Cara Mandi Wajib yang Baik dan Benar, mudah-mudahan artikel tutorial mandi wajib yg benar kiat Mandi bersih di atas ialah kiat mandi wajib menurut islam, mampu berguna bagi perempuan & laki-laki yg Mau lebih tahu menyangkut Mandi wajib. Wassalam

Sekian Sahabat Muslim Nusantara semoga bermanfaat Buat Kita Bersama.

Doa Nurbuat lengkap Arab, Latin dan Artinya

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh..kekuatan doa terletak pada keikhlasan dan keyakinanmu, serta kemampuanmu untuk memaktubkan yang dimunajatkan,

Sahabat Muslim Nusantara berikut adalah doa yg dipercaya memiliki khasiat yg banyak dan mustajab menurut kalangan Para ulama, namun begitu tidak sedikit yg meragukan tentang do’a ini,Karena belum dijumpai nas-nasnya yang sohih tetapi telah diperturunkan oleh para ulama zaman kezaman dalam bidang ilmu hikmah. Apa yang ana dapat katakan adalah, setiap amalan yang bersifat doa atau amalan-amalan yang bersifat sbg cabang amalan sunat dan merujuk kepada zikir-zikir, wirid-wirid, hizb-hizb adalah merupakan amalan yang banyak juga diterima secara laduni atau ilham hasil riadhah-riadhah khusus seorang zahid yang mencari jalan mendekatkan dirinya dengan Allah secara peribadi “tanpa” meninggalkan amalan-amalan sunnah dan syariat Islam yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

Dan doa adalah permintaan khusus individu kepada Allah kecuali amalan-amalan doa yang sudah tersedia diajar oleh Rasulullah saw sebagai pedoman berdoa dengan cara yang benar kepada Allah. Ada baikkya untuk mencari tahu dengan merujuknya kepada guru atau pembimbing.

Doa Nur Buwat versi Arabic:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ ، وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ ، وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ، وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّآمَّاتِ، وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ، عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ والنَّاظِرِيْنَ، وَعَيْنِ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ، وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنَ، وَمَا هُوَ اِلاَّ ذِكْرٌ لِلْعَالَمِيْنَ، وَمُسْتَجَابُ لُقْمَانَ الْحَكِيْمِ، وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيْدِ، طَوِّلْ عُمْرِيْ ، وَصَحِّحْ اَجْسَادِيْ، وَاقْضِ حَاجَتِيْ، وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ، وَحَبِّبْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ،وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ، مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَي الْكَافِرِيْنَ، وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ، اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا ، وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَاهُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ، وَلَايَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ، وَسَلَامٌ عَلَي الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَتْبَاعِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
Do’a Nurubuwah Teks latin:

BiismillahirRohmaanirRohiim
Allohumma dzis sulthoonil ‘azhiim wa dzil mannil qodiimi wa dzil wajhil kariimi wa waliyyil kalimaatit taammaati wadda ‘awaatil mustajaabati wa ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudroti wan naazhiriina wa ‘ainil insi waljinni wasysyayaathiin, waiyyakaadulladziina kafaruu la yuzliquunaka bi abshoorihiim lammaa sami’udz dzikro wayaquuluuna innahu la majnuunun wamaa huwa dzikrul lil’aalamiin, wa mustajaabul luqmaanil hakiimi wawaristsa sulaimanu daawuuda ‘alahimas salaamu ya waduudu yalloohu ya dzal ‘arsyl majiidi ya fa’ aalu limaa yuriidu thowwil ‘umrii washohih jasadii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma’iin. Wa tabaa ‘adil ‘adaa wata kullahaa mim banii aadama ‘alahis salaamu man kaana hayyaaw wayahiqqol qoulu ‘alal kafiriin. Waqul jaa-al haqqu wa zahaqol baathila innal baathila kaana zahuuqo. Wa nunazzilu minal qur’aani maa huwa syifaa-uw warohmatul lilmu-miniin. Wa la yaziiduzhoolimiina illa khosaaro. Subhaana robbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuna wa salaamaun ‘alal mursaliina wal hamdulillahi rabbil ‘aalamiin…
Washsholallohu ‘ala sayyidinaa wa’alaa alihi wa ashhabihi ila yaumiddiin

artinya: "Ya Allooh, Zat Yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang haq, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin.
Dan sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do’a Luqmanul Hakim dan mewariskan Sulaiman bin Daud A.S. Allah adalah Zat Yang Maha Pengasih lagi memiliki singgasana yang Mulia, panjangkanlah umurku, sehatlah jasad tubuhku , kabulkan hajatku, perbanyakkanlah harta bendaku dan anakku, cintakanlah semua manusia, dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam A.S., orang-orang yang masih hidup dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah: “Yang haq telah datang dan yang batil telah musnah, sesungguhnya perkara yang batil itu pasti musnah”.
Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang di berikan oleh orang-orang kafir.Dan semoga keselamatan bagi para Rasul.Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam."

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/doa-nurbuat-lengkap-arab-latin-dan.html

DALIL DASAR DOA NURBUAT
Sahabat Muslin Nusantara sebagian kecil yakni beberapa kalimat pertama dari doa nurbuat tampaknya berasal dari hadits Jibril yang mengajarkan Nabi doa untuk mengobati mata kedua cucunya Hasan dan Husain berdasarkan hadits riwayat Ibnu Asakir di bawah.

- Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Kathir meriwayatkan sebuah hadits riwayat Ibnu Asakir :

عن علي – رضي الله عنه - : ( أن جبريل أتى النبي صلى الله عليه وسلم فوافقه مغتماً فقال : يا محمد ، ما هذا الغم الذي أراه في وجهك ؟ قال " الحسن والحسين أصابتهما عين " قال : صدِّق بالعين ، فإن العين حق ، أفلا عوذتهما بهؤلاء الكلمات ؟ قال : " وما هن يا جبريل " قال : قل اللهم ذا السلطان العظيم ، ذا المن القديم ، ذا الوجه الكريم ، ولي الكلمات التامات ، والدعوات المستجابات ، عافِ الحسن والحسين من أنفس الجن وأعين الإنسفقالها النبي صلى الله عليه وسلم فقاما يلعبان بين يديه ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : " عوّذوا أنفسكم ونساءكم وأولادكم بهذا التعويذ ، فإنه لم يتعوذ المتعوذون بمثله

Artinya: Dari Ali bin Abi Thalib bahwa malaikat Jibril datang pada Nabi yang sedang tampak sedih.
Jibril bertanya: Wahai Muhammad, kenapa wajahmu tampak sedih?
Nabi menjawab: Hasan dan Husain sedang sakit mata.
Jibril berkata: sembuhkan matanya karena mata punya hak. Apakah kamu tidak mendoakan keduanya dengan kalimat-kalimat itu?
Nabi bertanya: Kalimat apa?
Jibril menjawab:
Katakan "اللهم ذا السلطان العظيم ذا المن القديم ، ذا الوجه الكريم ، ولي الكلمات التامات ، والدعوات المستجابات ، عافِ الحسن والحسين من أنفس الجن وأعين الإنس"

Kemudian Nabi mengucapkan doa tersebut maka Hasan dan Husain langsung dapat berdiri dan bermain di sekitar Nabi.
Nabi bersabda: mintalah perlindungan untuk dirimu, istrimu dan anak-anakmu dengan doa ini.

- Namun ada perbedaan sedikit yaitu pada kata "dza" pada hadits dan "dzi" pada doa Nurbuat yang walaupun tidak merubah makna akan tetapi secara gramatika bahasa Arab kurang tepat walaupun bisa saja dengan mengira-ngira huruf jar.

- Karena doa Nurbuat disebut juga dengan doa Jibril, maka kemungkinan ulama pertama yang memperkenalkan doa ini mengambilnya dari hadits di atas yang kemudian ditambah sendiri dengan bacaan yang lain.

- Dapatlah disimpulkan bahwa doa Nurbuat adalah sebagiannya berdasarkan hadits riwayat Ibnu Asakir sedangkan sebagian teks yang lain tidak berdasar hadits (tidak maktsurah)


Seringkali byk orang yang menanyakan pertanyaan umum seperti ini:

Bolehkah membaca doa yang tidak atau bukan berasal dari Nabi?
Menurut Al-Manawi dalam kitab Faidhul Qadir hukumnya boleh akan tetapi doa yang berasal dari Nabi lebih utama.

ويسن لهم الدعاء له بحضرته وفي غيبته بالمأثور وبغيره، والمأثور أفضل

Yang terpenting dalam doa tersebut tidak mengandung kalimat yang bertentangan dengan syariah.
Untuk doa saat di dalam shalat 5 waktu (bukan setelah atau sebelum shalat), terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang boleh tidaknya doa yang berasal dari Quran dan hadits (ma'tsuroh) dan yang bukan berasal dari Quran dan hadtis. Rinciannya sebagai berikut:

Pertama, doa yang berasal dari Quran dan hadits hukumnya boleh secara ijmak (kesepakatan) ulama kecuali pendapat Nakha'i dan Thawus dan sebagian pendapat dalam madzhab Hanafi yang hanya membolehkan doa yang berasal dari Quran saja.

Kedua, doa yang berasal dari para Sahabat dan kalangan salaf as-shalih hukumnya sama dengan yang pertama yakni boleh kecuali pendapat Nakha'i dan Thawus.

Ketiga, doa yang menyerupai doa ma'tsur ada perbedaan ulama antara yang membolehkan dan tidak.

Selain daripada doa nurun nubuwwah ia juga di kenali sebagai; doa nurbuwat atau doa nurbuat juga doa nurbuah dan doa nurbuwah,.

Khasiat yang terkandung dalam doa Nurbuat antara lain:

• Hajat dapat terkabul, jika dibaca sesudah sholat fardlu secara rutin.

• Dapat bertemu dengan Jin, bisa merubah rupa .

• Dapat menyembuhkan hewan yang cacad bila dibacakan pada hewan tersebut.

• Dapat diampuni dosa kita, jika dibaca ketika matahari terbenam.

• Dapat disayangi oleh musuh, jika dibaca ketika hendak keluar rumah.

• Dapat menjadi penjaga rumah dari gangguan jin, sihir, santet dan bahaya lainnya, jika ditulis lalu disimpan di dalam rumah.

• Dapat menyelamatkan serangan hama, jika ditulis lalu diletakkan pada tanaman

• Dapat mengusir jin dari tempat-tempat angker, jika ditulis dan diletakkan di tempat tersebut.

• Dapat kesejahteraan dunia akhirta jika dibaca setiap hari secara rutin.

• Dapat menjauhkan dari kekufuran dan perbuatan maksiat jika dibaca 50 kali setiap malam Jum’at.

• Dapat memperlihatkan hal-hal yang indah, jika dibaca 100 kali pada malam Sabtu.

• Dapat menawarkan air laut, jika dibaca lalu ditiupkan pada air laut tersebut.

• Dapat awet muda jika dibaca setiap malam Minggu

• Dapat keselamatan hidup jika dibaca setiap malam Senin.

• Dapat menguatkan tubuh jika dibaca setiap malam Selasa.

• Dapat menguatkan gigi jika dibaca setiap malam Rabu.

• Dapat menjadikan wajah tampak lebih tampan/cantik jika dibaca setiap malam Kamis.

• Dapat menjinakkan binatang buas jika dibaca pada telinga binatang tersebut.

• Dapat bertemu Nabi Muhammad dalam mimpi jika dibaca 100 kali sebelum tidur.

• Dapat menyembuhkan segala macam penyakit jika dibacakan pada minyak kelapa lalu dioleskan pada bagian yang sakit tersebut.

• Dapat dikasihi oleh penguasa, pejabat jika dibaca setiap hari.

• Dapat berjalan jauh, jika dibacakan pada daun sirih yang bertemu ruasnya lalu diioleskan keseluruh tubuh dan kedua kaki.

• Dapat bertemu dengan raja jin jika dibaca pada tengah malam dalam keadaan suci.

• Dapat keselamatan dari pertempuran jika dibaca ketika akan berangkat bertempur.

• Dapat diterima lamaranya jika dibaca ditempat sunyi setelah siangnya berpuasa.

• Dapat memudahkan kelahiran jika dibacakan pada segelas air lalu diminumkan pada Ibu yang akan melahirkan tersebut.

• Dapat menyembuhkan sakit pada mata jika dibaca lalu ditiupkan pada mata yang sakit.

• Dapat menyembuhkan gigitan binatang berbisa jika dibaca lalu ditiupkan pada gigitan tersebut.

• Dapat kemuliaan di lingkungan masyarakat jika dibaca secara rutin setiap hari.

• Dapat melenyapkan permusuhan jika dibaca sebanyak-banyaknya* Masih banyak khasiat yang terkandung dari Do’a Nurbuat



Sahabat Muslim Nusantara demikain artikel tentang Doa Nurbuat lengkap Arab, Latin dan Artinya yang saya dapat bagikan Semoga dapat bermanfaat, dan mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan.

Doa-Doa Indah yang Terdapat di Dalam Al Quran

Doa-Doa Indah yang Terdapat di Dalam Al Quran, Sahabat Muslim Nusantara Al Qur'an sebagai pedoman hidup ummat islam yang didalamnya terkandung begitu banyak jawaban atau solusi atas permasalahan kehidupan kita baik kehidupan duniawi maupun untuk kehidupan kita nantinya di akhirat, isi yang terkandung didalam Al Qur'an meliputi banyak permasalahan diantaranya kisah-kisah, perintah Alloh, janji Alloh, serta doa-doa yang sangat indah yang telah diamalkan oleh nabi-nabi panutan kita. Untuk itu didalam artikel ini saya akan menjelaskan sebagian doa yang sangat indah yang terdapat didalam Al qur'an untuk kita amalkan sehari-hari, silahkan simak dan amalkan.

1. Doa agar mendapatkan keturunan yang sholih
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
artinya : "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa"[QS. Ali Imran : 38]
Doa ini di amalkan oleh Nabi Zakaria untuk mendoakan keturunannya agar menjadi keturunan yang baik dan saleh.

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Artinya ""ya tuhanku "janganlah engkau membiarkan aku hidupku seorang diri dan engkaulah pewaris yang paling baik [QS. Al Anbiyaa : 89]
Sahabat Muslim Nusantara sedikit penjelasan : Doa di atas sangat baik sekali di baca oleh orang orang yang belum mempunyai keturunan dan yang belum punya pasangan hidup.Juga baik sekali oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang shalih . kedua ayat di atas merupakan Doa nya Nabi Zakariya as.agar di beri keturunan sebagai pelanjut perjuangan nya menegakkan agama Allah swt. kisah nabi zakariya bisa dilihat dalam Alquran surat Al-anbiya ayat 89-90. ,Ali imran 38-41

2. Doa agar hati tidak dicondongkan kepada Kesesatan
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب
Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”[QS. Ali Imraan : 8]maksudnya dari doa diatas adalah, agar senantiasa Alloh menyimpangkan hati kita kepada kebenaran menjauhi kepada kebatilan.

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/doa-doa-indah-yang-terdapat-di-dalam-al.html

3. Doa agar mendapatkan Syahid
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)[QS. Ali Imran : 53]

4. Doa menghilangkan kegundahan yang besar
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Artinya : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ´Arsy yang agung".[QS. At Taubah : 129]
Sahabat Muslim Nusantara itulah bunyi dari surat At-Taubah ayat 129. mempunyai khasiat bermacam-macam bila di amalkan secara rutin.

1. dibaca 7 x sehabis shalat maghrib, Insya Allah rejeki akan lancar
2. di baca 7 x sehabis shalat subuh, Insya Allah membentengi diri kita dari ilmu hitam
3. di baca 100 kali sehabis shalat hajat, Insya Allah mempercepat terkabulnya hajat.
4. dan masih banyak lagi, seperti, disukai masyarakat banyak, di cintai lawan jenis, di segani kawan maupun lawan.

5. Doa agar bisa menjaga sholat
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Artinya : "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."[QS. Ibrahim : 40]

6. Doa agar istri & anak menjadi penyejuk mata
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya : "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."[QS. Al Furqon : 74]

7. Doa agar rumah kita diberkahi
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين
Artinya : "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat".[QS. Al Mu'minuun : 29]

8. Doa agar kita dijauhkan dari tipu daya setan
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Artinya : "Ya Rabbku! Aku berlindung kepada Engkau) aku meminta perlindungan (dari bisikan-bisikan setan) dari kecenderungan-kecenderungan setan yang selalu setan embus-embuskan itu."[QS. Al Mu'minuun : 97]

9. Doa ketika takut siksaan Jahannam
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
Artinya : "Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".[QS. Al Furqon : 65]

10. Doa ketika takut amal kita tidak diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّك أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Artinya : "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".[QS. Al Baqarah : 127]

11. Doa ketika bersedih dalam hidup
إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه
Artinya : “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya.”[QS. Yusuf : 86]

Sahabat Muslin Nusantara itulah artikel tentang Doa-Doa Indah yang Terdapat di Dalam Al Quran, silahkan amalkan dan bagikan kepada yang lain agar menjadi berkah bagi kita jangan sekali-kali untuk menyembunyikannya, ingat itu
لا تحرم غيرك من احلى الأدعيهالقرآنيه
Jangan menghalangi saudaramu dari manisnya doa2 di dalam Al Quran ini

Maksud Istilsh Islam Nusantara Menurut Ulama NU

Maksud Istilsh Islam Nusantara Menurut Ulama NU, Sahabat Muslim Nusanatara istilah Islam Nusantara akhir-akhir ini mengundang banyak perdebatan sejumlah pakar ilmu-ilmu keislaman. Sebagian menerima dan sebagian menolak. Alasan penolakan mungkin adalah karena istilah itu tidak sejalan dengan dengan keyakinan bahwa Islam itu satu dan merujuk pada yang satu (sama) yaitu Al-Qur’an dan As-Sunah.

Kadang suatu perdebatan terjadi tidak karena perbedaan pandangan semata, tetapi lebih karena apa yang dipandang itu berbeda. Tulisan singkat ini mungkin menjadi jawaban bagi mereka yang menolak “Islam Nusantara” menurut apa yang saya pahami dan saya maksudkan dengan istilah tersebut.

Seperti jamak diketahui, Al-Quran sebagai sumber utama Agama Islam memuat tiga ajaran. Pertama, ajaran akidah, yaitu sejumlah ajaran yang berkaitan dengan apa yang wajib diyakini oleh mukallaf menyangkut eksistensi Allah, malaikat, para utusan, kitab-kitab Allah, dan hari pembalasan. Kedua, ajaran akhlak/tasawuf, yaitu ajaran yang berintikan takhalli dan tahalli, yakni membersihkan jiwa dan hati dari sifat-sifat tercela dan menghiasinya dengan sifat terpuji. Ketiga, ajaran syariat, yaitu aturan-aturan praktis (al-ahkam al-‘amaliyah) yang mengatur perilaku dan tingkah laku mukallaf, mulai dari peribadatan, pernikahan, transaksi, dan seterusnya.

Yang pertama dan kedua sifatnya universal dan statis, tidak mengalami perubahan di manapun dan kapanpun. Tentang keimanan kepada Allah dan hari akhir tidak berbeda antara orang dahulu dan sekarang, antara orang-orang benua Amerika dengan benua Asia. Demikian juga, bahwa keikhlasan dan kejujuran adalah prinsip yang harus dipertahankan, tidak berbeda antara orang Indonesia dengan orang Nigeria. Penipuan selalu buruk, di manapun dan kapanpun. Dalam segmen keyakinan dan tuntunan moral ini, Islam tidak bisa di-embel-embeli dengan nama tempat, nama waktu, maupun nama tokoh.

http://santriionline.blogspot.com/2016/01/maksud-istilsh-islam-nusantara-menurut.html

Sementara yang ketiga, yaitu ajaran syari’at, masih harus dipilah antara yang tsawabith/qath’iyyat dan ijtihadiyyat. Hukum-hukum qath’iyyat seperti kewajiban shalat lima kali sehari semalam, kewajiban puasa, keharaman berzina, tata cara ritual haji, belum dan tidak akan mengalami perubahan (statis) walaupun waktu dan tempatnya berubah. Shalatnya orang Eropa tidak berbeda dengan salatnya orang Afrika. Puasa, dari dahulu hingga Kiamat dan di negeri manapun, dimulai semenjak Subuh dan berakhir saat kumandang azan Maghrib. Penjelasan Al-Quran dan As-Sunah dalam hukum qath’iyyat ini cukup rinci, detil, dan sempurna demi menutup peluang kreasi akal. Akal pada umumnya tidak menjangkau alasan mengapa, misalnya, berlari bolak-balik tujuh kali antara Shafa dan Marwa saat haji. Oleh karena itu akal dituntut tunduk dan pasrah dalam hukum-hukum qath’iyyat tersebut.

Sahabat Muslim Nusantara sementara itu, hukum-hukum ijtihadiyyat bersifat dinamis, berpotensi untuk berubah seiring dengan kemaslahatan yang mengisi ruang, waktu, dan kondisi tertentu. Hukum kasus tertentu dahulu boleh jadi haram, tapi sekarang atau kelak bisa jadi boleh. Al-Quran dan As-Sunah menjelaskan hukum-hukum jenis ini secara umum, dengan mengemukakan prinsip-prinsipnya, meski sesekali merinci. Hukum ini memerlukan kreasi ijtihad supaya sejalan dengan tuntutan kemaslahatan lingkungan sosial.

Para tabi’in berpendapat bahwa boleh menetapkan harga (tas’ir), padahal Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam melarangnya. Tentu saja mereka tidak menyalahi As-Sunah. Perbedaan putusan itu karena kondisi pasar yang berubah, yaitu bahwa pada masa Nabi SAW harga melambung naik karena kelangkaan barang dan meningkatnya permintaan, sedangkan pada masa tabi’in disebabkan keserakahan pedagang. (Nailul Authar, V, 220) Di sini, para tabi’in membedakan antara-apa yang disebut ekonomi modern dengan-pasar persaingan sempurna dari pasar monopoli atau oligopoli misalnya.

Para tabi’in juga memfatwakan larangan keluar menuju masjid untuk perempuan muda karena melihat zaman demikian rusak, banyak laki-laki berandal yang sering usil hingga berbuat jahil, (Al-Muntaqa Syarḥul Muhadzdzab, I, 342) padahal Nabi sendiri bersabda-seperti dalam riwayat Abu Daud (لا تمنعوا اماء الله مساجد الله، ولكن ليخرجن تفلات. رواه أبو داود عن أبي هريرة.)-supaya jangan sampai perempuan dilarang keluar menuju masjid.

Dalam pengertian hukum yang terakhir ini kita sah dan wajar menambahkan pada ‘Islam’ kata deiksis, seperti Islam Nusantara, Islam Amerika, Islam Mesir, dan seterusnya. Makna Islam Nusantara tak lain adalah pemahaman, pengamalan, dan penerapan Islam dalam segmen fiqih mu’amalah sebagai hasil dialektika antara nash, syari’at, dan ‘urf, budaya, dan realita di bumi Nusantara. Dalam istilah “Islam Nusantara”, tidak ada sentimen benci terhadap bangsa dan budaya negara manapun, apalagi negara Arab, khususnya Saudi sebagai tempat kelahiran Islam dan bahasanya menjadi bahasa Al-Qur’an. Ini persis sama dengan nama FPI misalnya, saya benar-benar yakin kalau anggota FPI tidak bermaksud bahwa selain mereka bukan pembela Islam.

Sahabat muslim Nusantara artikel Maksud Istilsh Islam Nusantara Menurut Ulama NU ini saya kutif dari pendapat KH Afifuddin Muhajir, semoga menjadi manfaat bagi pencerahan pemahaman kita semua dan selalu menghargai pendapat orang lain.

*) KH Afifuddin Muhajir, Katib Syuriyah PBNU. Guru utama fiqih dan ushul fiqih di Ma’had Aly Pesantren Salafiyah As-Syafi’iyyah, Sukorejo, Situbondo. Tulisan ini dikutip dari situs jejaring Ma’had Aly setempat. Ia baru saja meluncurkan karya Fathul Mujib sebagai syarah kitab Taqrib.

Kumpulan Doa Nabi-Nabi di Dalam Al-Qur'an

Kumpulan Doa Nabi-Nabi di Dalam Al-Qur'an, sahabat muslim nusantara pada artikel ini saya akan membahas tentang doa nabi-nabi yang ada di dalam alqur'an, doa-doa ini dibacakan oleh para nabi ketika beliau-beliau mendapatkan sesuatu permasalahan dalam berdakwahnya, silahkan simak doanya ya sahabat

* آدم
Doa Nabi Adam
"ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين"
Artinya : Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi."[QS. Al A'raf : 23]

http://santriionline.blogspot.com/2015/12/kumpulan-doa-nabi-nabi-di-dalam-al-quran.html



* نوح
Doa Nabi Nuh
"رب اغفر لي ولوالدي ولمن دخل بيتي مؤمناً وللمؤمنين والمؤمنات ولاتزد الظالمين إلا تبارا"
Artinya : Ya Tuhanku! ampunilah aku, ibu-bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran.” [QS. Nuuh : 28]


* هود
Doa Nabi Hud
"إني توكلت على الله ربي وربكم ما من دآبة إلا هو آخذ بناصيتها إن ربي على صراط مستقيم"
Artinya : Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus".[QS. Hud : 56]


* أبراهيم
Doa Nabi Ibrahim
"رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء ".
Artinya : Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.[QS. Ibrahim : 40]

"ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم"
Artinya : Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim bersama-sama Nabi Ismail meninggikan binaan asas-asas (tapak) Baitullah (Kaabah) itu, sambil keduanya berdoa dengan berkata: "Wahai Tuhan kami! Terimalah daripada kami (amal kami); sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar, lagi Maha mengetahui; "Wahai Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua: orang-orang Islam (yang berserah diri) kepadaMu, dan jadikanlah daripada keturunan kami: umat Islam (yang berserah diri) kepadamu, dan tunjukkanlah kepada kami syariat dan cara-cara ibadat kami, dan terimalah taubat kami; sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani;. [QS. Al Baqarah : 127-128]

* يوسف
Doa Nabi Yusuf
"فاطر السموات والأرض أنت وليي في الدنيا والآخرة توفني مسلما وألحقني بالصالحين"
Artinya : Katakanlah: "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfa`at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman".[QS. Yusuf : 101]

* شعيب
Doa Nabi Syu'aib
"وسع ربنا كل شيء علما على الله توكلنا ربنا أفتح بيننا وبين قومنا بالحق وأنت خير الفاتحين"
Artinya : Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki (nya). Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.[QS. Al A'raf : 89]

* موسى
Doa Nabi Musa
"رب بما أنعمت علي فلن أكون ظهيرا للمجرمين
Artinya : Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, oleh karena nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa - [QS. Al Qashash : 17]

رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي"
Artinya : “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”.[QS. Thahaa : 25-28]

* سليمان
"رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضاه وأدخلني برحمتك في عبادك الصالحين"
Artinya : "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".[QS. Al Ahqaf : 15]

* أيـــوب
Doa Nabi Ayyub
"رب أنى مسني الضر وأنت أرحم الراحمين"
Artinya : “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”.[QS. Al Anbiyaa' : 83]

* يونـس
Doa Nabi Yunus
"لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين"
Artinya : Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”[QS. Al Anbiyaa' : 87]

* يعقوب
Doa Nabi Ya'qub
"انما أشكو بثي وحزني إلى الله"
Artinya : “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya.”[QS. Yusuf : 86]

* محمـد صلى الله عليه وسلم

"ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنه وقنا عذاب النار"
Artinya : “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.[QS. Al Baqarah : 201]

Sahabat Muslim Nusantara demikianlah ilmu yang saya dapat bagikan kepada anda semua tentang Kumpulan Doa Nabi-Nabi di Dalam Al-Qur'an, semoga bermanfaat dan selalu kita amalkan. Amiin